Muhammad Septian Maulana dan Amelia Cholif Yulianti mengikuti lomba fotografi dalam rangka HUT Pemprov Jatim Ke-79. Septian mengangkat isu soil sustainability dalam karyanya, sebagai bentuk perhatian pemuda pada kajian pertanian.
Membersihkan lahan yang telah selesai digunakan merupakan prosedur pertama dari proses pengelolaan lahan pascapanen. Pembakaran jerami dilakukan oleh petani sebagai metode cepat dan murah untuk membersihkan lahan dari sisa-sisa panen sehingga sawah dapat segera diolah kembali untuk musim tanam berikutnya. Mengendalikan hama dan penyakit yang tersisa juga merupakan tujuan dari kegiatan ini.
Namun, pembakaran jerami yang terus-menerus pada lahan pertanian dapat menyebabkan peningkatan suhu permukaan tanah dan pencemaran udara sehingga dapat mematikan mikroorganisme yang berguna untuk proses biologis tanah, seperti dekomposer bahan organik tanah.
Untuk itulah, peranan pemuda sangat diperlukan guna menjawab tantangan dunia pertanian untuk keberlangsungan alam yang lebih baik.
Sementara itu, Amelia menampilkan kekayaan bangsa berupa komoditas ikan yang melimpah di wilayah perairan Jawa Timur, yakni Lamongan.
Indonesia, dengan kekayaan lautnya yang melimpah, menjadi salah satu negara penghasil ikan terbesar di dunia. Di Jawa Timur, khususnya di daerah Lamongan, ribuan nelayan menggantungkan hidup pada hasil laut.
Terletak di pesisir utara Jawa Timur, Lamongan dikenal sebagai salah satu sentra perikanan. Berbagai jenis ikan ditangkap setiap hari dan memberikan kontribusi besar pada perekonomian daerah. Kekayaan laut Jawa Timur ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat lokal, tetapi juga menjadi komoditas ekspor yang bernilai tinggi.
Pengelolaan yang baik diperlukan untuk menghadapi tantangan seperti penangkapan ikan ilegal dan kerusakan ekosistem agar kekayaan ini tetap lestari.